Mencoba PrimeOS Android Untuk Laptop Spesifikasi Kentang

Dalam beberapa tahun belakangan ini, Remix OS seolah-olah menjadi satu-satunya pilihan OS Android untuk laptop dan PC. Bukan karena tidak ada yang lain, tapi karena popularitasnya yang membuat yang lain jadi sulit terlihat.

Masalahnya, Remix OS ini sudah dihentikan pengembangannya, karena masalah internal para developernya. Sekarang kita bisa lihat ada beberapa alternatif OS Android di laptop dan PC.

Salah satu alternatif terbaik yang muncul adalah PrimeOS.

Sama seperti kebanyakan distro Linux populer lainnya, pengguna bisa install PrimeOS di hard disk, DVD, atau flash disk untuk menggunakannya sebagai Live USB.

Kalau masih dalam tahap coba-coba, opsi menjalankannya sebagai Live USB tampaknya lebih nyaman. Kita bisa mendapat pengalaman bagaimana menggunakannya sebelum benar-benar secara penuh menginstallnya.

Kalau sreg dan nyaman, bisa lanjut install di hard disk, kalau tidak ya tidak masalah, tinggal format ulang flash disknya.

Secara umum, UI PrimeOS ini cukup bersih, dan cukup nyaman digunakan sebagai OS Android yang berjalan di laptop atau PC. Ada taskbar di bawah, window yang bisa diubah-ubah ukurannya, multi-windows mode, dan banyak lagi.

Terasa banget rasa Android 7.0 Nougat di Setting, Notification Panel, dan bagian-bagian lain. Cukup nyaman dan manis dilihat.

PrimeOS di laptop

Tentu saja, pengguna bisa install aplikasi dan game Android di PrimeOS ini, dan kita bisa menggunakannya untuk main game Android macam PUBG di laptop yang spesifikasinya dibilang kentang dengan cukup lancar. Kinerja gamingnya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan main game Android melalui emulator.

Supaya lebih nyaman, pengguna diberi pilihan untuk install PrimeOS dual boot dengan Windows atau Linux yang sudah terinstall sebelumnya.

Sepengalaman saya, dibandingkan jika menggunakan emulator Android untuk PC spek rendah, PrimeOS ini masih lebih nyaman digunakan.

Kalau kita main game Android via emulator, seperti NOX, Bluestacks, atau yang Tencent Gaming Buddy itu, resource laptop harus dibagi antara OS induk dan emulator. Sehingga, kalau laptopnya hanya spesifikasi kentang, ya malah bikin tidak nyaman mainnya.

Sementara kalau pakai PrimeOS ini, semua resource bisa dia gunakan sendiri. Membuat laptop yang spesifikasinya agak kurang pun masih cukup nyaman digunakan untuk menjalankan aplikasi dan juga main game.

Dan enaknya lagi, PrimeOS ini dilengkapi dengan fitur khusus supaya main game Android di laptop atau PC menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Ada Decapro key mapping tool supaya keyboard dan mouse berjalan dengan baik.

Juga ada tool khusus supaya GPU laptop bisa berjalan optimal di PrimeOS ini. Dan khusus untuk yang pingin main PUBG di laptop tanpa lag, PrimeOS ini juga sudah dari sononya dioptimasi khusus.

Buat yang sempat punya smartphone flagship-nya Samsung dan pernah pakai Samsung Dex, pasti tidak akan asing dengan konsep PrimeOS yang menghadirkan pengalaman menggunakan Android di laptop dan PC. Jika Samsung Dex dijalankan cukup dengan menghubungkan smartphone Samsung ke monitor PC, PrimeOS ini harus di install terlebih dahulu – bisa di HDD, bisa juga melalui flash disk sebagai Live USB.

Tapi ya itu, HP flagship-nya Samsung itu bisa 9 sampai 13 kali lipat harga Android tipe paling bawah.

PrimeOS Decapro Game Center

Fitur-fitur PrimeOS

Desktop

  • banyak fitur untuk penggunaan di desktop seperti start menu, taskbar, dll
  • mendukung multi window dengan tombol maximize, minimize, close, resize, dll
  • ada pilihan mematikan fitur multi windows untuk sembarang aplikasi
  • menggunakan shortcut keyboard umum, seperti alt + tab, alt + F4, Win + d, dll
  • UI dibuat sedekat mungkin dengan AOSP dengan hanya fitur desktop yang penting
  • taskbar bisa menampilkan notifikasi, ikon sistem, dan pinning aplikasi

Android Gaming

  • ada Decapro key mapping tool untuk memainkan game dengan keyboard dan mouse (F10)
  • ada pre map keyboard untuk beberapa game populer seperti PUBG, Freefire Subway Surf, dll
  • Ada PrimeOS Gaming Centre

Lain-lain

  • sudah ada Opengapps terinstall, tidak perlu install manual lagi
  • ada aplikasi Feedback buat yang ingin menyampaikan feedback
  • bisa mendapatkan update OTA (Setting >> About Device)
  • Linux 4.19.x / 4.14.x.

Jika kamu mau coba, silahkan kunjungi dan download installernya di https://primeos.in/download/.

Pilihan versi PrimeOS

laman download PrimeOS
Laman download PrimeOS sebelumnya
Pilihan download PrimeOS terbaru mendukung juga Android 11 stabil dan beta serta Raspberry Pi 4 dan 4b.

Akan ada 6 pilihan download, yaitu:

PrimeOS Mainline 64 bit (untuk laptop 2014+)

Silahkan download versi ini, jika laptop atau PC kamu dirilis setelah tahun 2014. Minimal yang prosesornya Intel Core i generasi ke lima ke atas, atau Intel Celeron N4000 atau AMD A8 7410. Pastikan juga CPU kamu mendukung SSD 4.2. Silahkan cek dulu.

Kalau yang dipakai adalah PC dengan GPU dari NVIDIA, sebaiknya gunakan versi yang lain. Tapi kalau pakai laptop yang prosesornya dari Intel dengan IGP-nya, maka PrimeOS secara default memakai IGP dari processor. Sehingga tidak masalah.

Kalau toh ternyata ada masalah dengan tampilan layarnya, maka sebaiknya gunakan PrimeOS Standard.

This variant of PrimeOS will be using 4.19 kernel and 18.1.0 mesa, once you install this variant of PrimeOS, you will always get OTA of this variant only, in case you want to switch to the other variant (for older systems), you must re-install PrimeOS.

PrimeOS Standard 64 bit (untuk laptop 2011+) –

Download PrimeOS Standard ini hanya jika laptop atau PC anda dirilis setelah 2011. Semisal laptop anda memakai prosesor Intel Core i generasi ke dua atau keatas atau Intel Celeron N3350 atau AMD 5550M dan yang setara –

Pastikan CPU anda mendukung SSE 4.2. Versi standar PrimeOS ini akan bekerja dengan baik untuk generasi lama dari prosesor Intel, AMD, dan GPU dari NVIDIA.

PrimeOS versi ini akan menggunakan kernel 4.12 dan mesa 17.1.10. Dukungan OTA hanya akan anda dapatkan untuk versi ini. Jika ingin berpindah varian, maka anda harus melakukan install ulang.

PrimeOS Classic 32 bit (untuk perangkat yang dirilis sebelum 2011)

Jika laptop anda sudah benar-benar jadul, dirilis sebelum 2011 begitu, dan masih menggunakan Intel Core i generasi pertama atau malah lebih jadul lagi atau Intel Pentium dual core atau yang lain, maka silahkan download PrimeOS Classic ini. Hanya ada versi 32 bit.

Jika setelah di install anda mengalami gagal booting, silahkan coba versi standar.

Kernel 4.14 dan mesa 17.1.10 juga digunakan di sini, demikian juga OTA yang akan didapat hanya bisa berfungsi pada versi ini.

PrimeOS 2.1.3 Android 11 (X86)

PrimeOS 2.1.0 Android 11 (beta)

PrimeOS for Raspberry 4 dan 4b

Dari masing-masing pilihan download tadi, anda bisa memilih untuk download Windows installer berupa file exe atau file iso dari PrimeOS.

Pilihlah sesuai kebutuhan anda. Jika ingin langsung install, pilih yang Windows installer, sementara kalau masih ingin mencoba dulu sebagai Live USB atau ingin juga mencoba install PrimeOS di laptop yang lain, download file iso-nya saja.

Jika kamu ingin main PUBG di laptop atau PC dengan spesifikasi rendah, sehingga pakai emulator tidak nyaman dan kerasa banget lemotnya, silahkan coba dulu PrimeOS ini. Siapa tahu kamu nyaman memakainya. sumber: Fossbytes

tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

1 Comment

  1. maaf, salam kenal
    saya sdh mencoba prime OS classic maupun versi standart pada PC Tablet HP Pavillon X2, semua sdh ikut tutorial yg disediakan, dan berjalan lancar…hanya satu kendala saya pada semua versi Prime OS tersebut yaitu audio/suara tidak muncul sama sekali baik pada file musik maupun aplikasi youtube…Apa masalah itu dan bagaimana pemecahannya? Terima kasih banyak atas bantuan dan solusinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Index