3 Tips Sederhana Agar Baterai Laptop Awet Tidak Gampang ngeDrop

Komponen terpenting laptop memang bukan baterainya. Namun harga baterai laptop paling tidak 2/3 dari harga laptop itu sendiri. Terutama bagi laptop yang berharga murah. Ini tentu saja tidak berlaku untuk laptop-laptop premium yang harganya di atas 10 juta rupiah, semisal ultrabook yang sedang ramai dipromosikan itu. Karenanya, sangat penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara agar baterai laptop awet.

Tanpa baterai, siksaan pertama yang anda alami adalah anda akan benar-benar kehilangan keunggulan laptop dibanding PC: portabilitasnya. Kan?

Jadi salah satu cara merawat laptop anda secara utuh adalah dengan merawat baterai laptop anda dengan baik. dee-nesia yakin anda tidak benar-benar sungguh mengatakan tidak masalah untuk selalu terhubung dengan konektor listrik sepanjang anda bekerja dengan laptop anda. Hehe…

baca juga: Kapan Harus Mengganti Baterai Laptop? Ini tanda-tandanya!

3 Tips Sederhana Agar Baterai Laptop Awet

Ok, kita mulai. Apa yang saja yang akan membantu baterai laptop anda lebih awet.

Hindari membiarkan baterai laptop anda sampai kosong

Baterai laptop yang sekarang jamak digunakan adalah bertipe Li-Ion. Tidak seperti baterai pendahulunya, baterai Li-Ion tidak membutuhkan pengosongan isi sebelum di charge ulang.

Jika terjadi terus menerus, kondisi pengisian baterai sampai baterai tersebut kosong, malah akan memperpendek usia pakainya. Disarankan untuk segera mengisi baterai laptop anda begitu isinya tinggal 10 sampai 20%.Baterai Laptop

baca juga: Tips Pertama Kali Membeli Laptop Buat kamu yang Merasa Gaptek

Kalibrasi ulang secara berkala

Terkadang kita bisa melihat kalau baterai laptop anda tidak terisi penuh sampai 100%. Biasanya posisinya hanya pada 80% sampai 99% saja dan proses pengisian berhenti. Ini berarti anda perlu melakukan kalibrasi ulang baterai laptop anda.

Cara kalibrasi baterai laptop itu bagaimana? Mudah kog, meski ada kerugiannya juga. Biarkan laptop anda menyala sampai baterainya benar-benar habis atau laptop anda itu shut down sendiri. Kemudian isi ulang sampai 100% tanpa menghidupkannya.

Tapi jangan terlalu sering ya, paling cepat lakukan ini setiap 30 kali pengisian normal.

Jika memungkinkan, usahakan untuk melepas baterai laptop

Ketika anda menggunakan tenaga dari arus A/C untuk waktu yang lama, pertimbangkan untuk melepas baterai laptop anda. Dengan melepas baterai laptop anda, anda akan memperolah dua keuntungan; anda akan memperpanjang siklus pengisian baterai, anda bisa yakin kalau baterai anda tidak sedang di-isi. Perlu dipahami bahwa baterai anda, apapun jenisnya, akan tetap mengalami penurunan kinerja baik jika dia dipakai atau tidak.

baca juga: Jika Baterai Laptop Sudah Penuh 100%, Apakah Sebaiknya Charger Dilepas?

Kedua, anda akan membuat baterai anda tetap dingin. Suhu panas adalah musuh utama baterai. Memaksa baterai bekerja dalam suhu tinggi akan memperpendek usia baterai dengan cepat. Jika anda berencana melepas baterai laptop anda beberapa lama, paling tidak, yakinkan kalau baterai anda berisi sekitar 40%. Sepertinya saran ketiga inilah yang paling mungkin berperan membuat agar baterai laptop awet.

tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

4 Comments

  1. nglepas batere tapi listrik naik turun bisa bikin jebol motherboard om. ato semisal listrik tiba-tiba mati, laptop juga otomatis langsung mati. bisa ngerusak motherboard juga lama-lama dan system juga. mendingan tetep dipasang baterenya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Index