Review Windows 10 Technical Preview Build 9841 di Asus 1215B

Install Windows 10 Technical Preview di Asus 1215B | Karena memang dee-nesia ‘masih’ memakai Asus 1215B jadi ya nyoba-nya di sini. Mungkin akan ada sedikit perbedaan jika anda install Windows 10-nya di laptop merk dan tipe lain. Perkiraan saya sih tampilan dan masalah yang mungkin muncul akan relatif sama. Setelah 3 hari memakainya, saya coba beranikan diri untuk memberikan review Windows 10 ini. Tidak terlalu mendalam, tapi akan lebih fokus pada masalah-masalah yang mungkin muncul, berikut pemecahan yang sudah saya lakukan. Ada juga beberapa masalah yang sampai saat ini masih saya upayakan.

Sebelumnya, anda lihat dahulu bagaimana pengaturan yang saya lakukan:

  • Saya memakai file installer Windows 10 Technical Preview build 9841 64bit
  • Di install dual boot dengan Windows 7 64bit SP1
  • Windows 10 menempati partisi ke 2 (D:) yang saya buat sebesar 25 GB
  • Sementara hanya terinstall browser saja (Firefox 33, Opera 25) tanpa aplikasi tambahan lain, kan space-nya sedikit dan berniat hanya untuk mencoba, hehe….
  • Spesifikasi Asus 1215B:
  • processor AMD APU E450
  • VGA Radeon 6320
  • RAM 4GB
  • HDD 500GB terpecah menjadi 4 partisi.

Review Windows 10 Technical Preview di Asus 1215B

Ok, kita mulai.

Tampilan

Windows 10 ini adalah jawaban Microsoft atas ketidak puasan pengguna dengan Windows 8, yang meskipun di versi 8.1 Start Button sudah kembali dengan fungsi yang jauh lebih kaya, masih juga banyak orang yang kurang suka. Meski kalau saya amat-amati, kebanyakan yang tidak suka Start Screen atau Metro-nya Windows 8 itu cuman mereka yang bergantung banget dengan dekstop sebagai lingkungan kerjanya. Itupun mereka para ‘geek’ saja. Rata-rata pengguna biasa tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya Windows 8 yang menjauhkan pengguna dari desktop dan mendekatkan mereka dengan gaya navigasi di smartphone atau tablet yang diupayakan Microsoft. Jadi begitulah. Di Windows 10, anda akan melihat kembalinya tombol Start dengan gaya yang tidak berbeda dengan yang ada di Windows 7 ditambahi live tile yang diambil dari Windows 8. Membuatnya semakin kaya, tangguh dan mudah dinavigasi. Setidaknya menurut saya sih. Jika anda tidak suka, maka kemungkinan untuk melakukan customisasi juga dibuka luas supaya lebih nyaman buat anda bekerja. Pengguna biasa, akan memaksa diri membiasakan diri, sementara mereka yang agak advance akan berupaya memaksa OS untuk bekerja menuruti mereka. Tinggal anda adalah tipe pengguna yang mana. Beberapa teman mengatakan bahwa tampilan desktop Windows 10 ini adalah kemunduran, dan membuat mereka tidak suka. Kalau saya, yang hanya bertahan 2 minggu pakai Windows 8, setidaknya dari segi tampilan, Windows 10 ini adalah penyempurnaan yang mendekati sempurna, paling tidak untuk kebutuhan saya. Anda? Tentu itu urusan anda sendiri.Dual Boot Windows 10 dan Windows 7

Kompabilitas

Ok, ini memang masih dalam versi pengembangan, maka jangan berharap semua sudah siap begitu anda menginstallnya. Microsoft sendiri menganjurkan supaya versi Technica Preview di install sebagai OS kedua.

Yang tentu menjadi perhatian kita adalah ketersediaan driver dari perangkat yang kita pakai yang sudah sesuai dengan Windows 10. Dan kalau anda mencari driver terbaru perangkat anda, entah di laptop atau PC, maka haqul yakin anda tidak akan menemukannya. Tapi untunglah, kita masih bisa memakai driver terbaru yang dibuat untuk Windows 8 atau 8.1. Lumayan lancar kog di Asus 1215B.

Masalah

Ada beberapa yang saya temui. Yang pertama adalah tidak bisa memutar file video berformat apapun, pakai player apapun. Yang muncul adalah pesan kesalahan seperti ini:

CreateDevice failed
Error code: 0x8876086A
DX9AllocatorPresenter failed

D3DERR_NOTAVAILABLE

Untuk jelasnya silahkan baca: Tidak bisa memutar video di Windows 10.

Penyebabnya adalah driver VGA yang tidak cocok dengan Windows 10. Pengecekan di dxdiag pun tidak bisa. Dia langsung force close setelah beberapa saat bekerja.

Pertamanya, saya coba download driver dari support-nya Asus dan ternyata tidak bisa. Kedua, saya coba download dari situsnya AMD, dapat versi terbaru, amd-catalyst-14-9-win7-win8.1-64bit-dd-ccc-whql.exe. Dan ini mengatasi masalah tidak bisa memutar video ini. Error code di atas, sebenarnya umum terjadi ketika driver VGA tidak sesuai dengan versi Windows yang kita pakai.

Masalah kedua, sampai sekarang saya belum bisa menyalakan WiFi-nya. Driver sudah terpasang. Tapi tombol manual di kiri atas keyboard itu tidak berfungsi, demikian juga dengan tombol Fn. Padahal untuk fungsi lain, semisal mengatur kecerahan layar dan volume speaker, tombol Fn sudah berfungsi dengan baik. Dulu ketika menginstall Windows 8, masalah ini juga terjadi, tapi selesai ketika menggunakan Asus ATKDriver terbaru. Tapi ternyata ini tidak bekerja untuk Windows 10. Berbagai cara dan tutorial mengaktifkan WiFi di Windows 10 sudah saya coba, dan tetap gagal. Semoga di waktu kemudian bisa.

Masalah ketiga. Aplikasi bawaan modem tidak bekerja untuk koneksi internet. Awalnya saya bingung juga. Driver sudah terpasang. Aplikasinya juga sudah terinstall dan berjalan dengan baik. Ow, iya, saya memakai modem Prolink PHS-300 dengan kartu Simpati dan terkadang Tri. Pengaturan APN, username dan password dikosongi juga sudah, terus apanya nih?

Setelah agak desperate begitu, iseng-iseng saya klik di ikon network di kanan bawah itu, hloh… kog muncul nama koneksinya? Ada Telkomsel Telkomsel Indonesia. Jika di klik maka ada pilihan Connect, sama seperti pada nama jalur WiFi yang tersedia di Windows 7 atau 8 itu. Hmm…. Ternyata bisa! Ini aneh dan tidak menyenangkan. Padahal di aplikasi-nya Prolink PHS-300 itu, fungsi lain sama sekali tidak masalah, baik untuk SMS, menelepon, maupun menjalankan kode USSD.

Masalah keempat. Ini terkait dengan dual-boot dengan Windows 7. Setiap pindah dari Windows 10 ke Windows 7, CHKDSK mendeteksi ada drive yang perlu diperiksa konsistensinya. Hmmm…. Bisa di skip dan tidak masalah sih, toh kalaupun dilakukan, (pernah 2 kali tidak saya skip), tidak ada masalah apa-apa. Trus itu tadi apa dunk?

Masalah kelima. Agak lemot dan kursor mouse sering mengindikasikan kalau OS sedang sibuk. Mungkin ini karena space yang saya sediakan terlalu sedikit. Sehingga system perlu sedikit lebih lama untuk bekerja.

Ok, sementara itu dulu. Belum nemu masalah lain sih. Rencananya sih, setelah kuota internet utuh lagi, haha… mau download yang build selanjutnya. Clean install Windows 10 lagi. Partisinya mau saya perbesar menjadi sekitar 40-50 GB, yang artinya harus men-delete sejumlah file movies yang cuman di download tidak sempat di tonton. Hhhh….

Jika anda punya pertanyaan, saran, atau pendapat tentang Windows 10 ini, saya tunggu komentarnya…

tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.