Bagaimana Menghadapi Komentar Negatif

Sebelumnya kita sudah membahas tentang mengapa anda berkomentar negatif, maka sekarang giliran kita mencari tahu bagaimana menghadapi komentar negatif itu. Yang jelas ini bukan perkara mudah, begitu kita kehilangan kontrol atas emosi, maka kita menjadi sulit untuk malu bertindak-berlaku-berkata-bertulis (hihi… ada tidak ya) tidak beradab (Ini omongannya Romo Magnis Suseno beberapa waktu yang lalu).

Mau contoh? Nyem-nyem, kuping saya masih panas nich. Ada komentar pedas yang baru saja masuk di postingan saya Akses Internet Unlimited: Perlukah? Saya masih bertahan untuk tidak menghapusnya, xixi …

Berikut ini tips bagaimana menghadapi komentar negatif,

Pertama, jika komentar negatif itu di blog anda sendiri,

  • hapus saja komentar negatif itu
  • mempertahankan diri
  • abaikan saja
Menghadapi Komentar Negatif

Ketiga hal di atas pernah dee-nesia lakukan. Tapi yang lebih sering adalah saya mengabaikan komentar negatif itu. Saya tidak membela diri atau menghapusnya. Tapi tetap membiarkannya muncul di deretan komentar. Saya yakin para pengunjung blog dee-nesia ini cukup dewasa untuk menyikapi dan menilai komentar-komentar itu. Memang ada kemungkinan pengunjung itu akan mengunjungi blog pemberi komentar negatif seperti yang mereka harapkan, tapi itu hanya sementara kog.

Mempertahankan diri dalam kondisi seperti ini bisa menjadi pisau bermata dua. Sungguh beresiko membawa diri masuk dalam konflik di alam maya begini. Alih-alih mereka menanggapi, berkunjung lagi saja mungkin pemberi komentar negatif itu tidak akan. Jadi untuk apa susah-susah berkomentar baik yang bisa-bisa memperuncing keadaan. Jika memang anda tidak terima dengan komentar itu, sangat lebih baik untuk menghapusnya saja. Kan?

Kedua, jJika blog anda dikomentari negatif di blog orang lain. Pada dasarnya sama saja dengan jika itu di blog anda sendiri seperti di atas. Masalahnya anda harus berkomunikasi dulu dengan pemilik blog. Lihat dulu, apakah komentar itu merupakan paid post atau guest post.

Ada baiknya kita tidak perlu mempertahankan diri jika komentar negatif itu ada di blog orang lain. Lebih aman dengan berterima kasih karena komentar negatif itu merupakan bukti bahwa mereka benar-benar mengunjungi dan membaca blog kita kan? Kalau ada komentar lain yang negatif dari orang yang sama, baiknya cuekin saja. Tidak perlu terpancing. Kebanyakan orang juga tidak menyukai komentar negatif yang kelewat pedas seperti itu. Jadi, lewat saja, hehe ….

Selain itu, anda juga bisa menghubungi pemilik blog itu untuk meminta supaya polemik tersebut tidak perlu dilanjutkan.

Satu hal yang pasti, tidak ada penulis yang sempurna. Anda tentu bisa menemukan kesalahan di tulisan para penulis blog terkemuka. Bahkan para suhu itupun bisa keliru. Tapi itu tidak lantas membuat mereka menjadi penulis blog yang jelek. Kita ini manusia, yang bisa salah. Setuju? (disadur dari: Blogging Tips, credit foto: http://us.123rf.com/

tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.