Mengapa Anda Berkomentar Negatif?

Pernah mendapat komentar negatif atas postingan anda? Padahal anda sudah merasa menulisnya dengan sungguh dan penuh – seluruh. Tetapi tetap saja ada blogger yang berkomentar miring. Mengapa sih mereka pada berkomentar negatif atas kesalahan kecil pada postingan kita? Atau kalaupun kesalahan kita fatal mengapa mereka sampai menggunakan ungkapan yang kasar sekali? Budaya? Semoga tidak. Saya masih yakin Indonesia ini indah, termasuk para bloggernya.

Pada awal-awal dee-nesia aktif blogging dulu, kuping saya akan terasa panas sekali, begitu juga dengan wajah saya. Saya tidak sempat bercermin sih, tapi saya cukup yakin bahwa wajah saya terlihat merah padam, ketika mendapati komentar yang bernada miring, mengejek, menganggap saya keminter, sok tahu, tidak teliti, dan semacamnya. Meskipun jarang, tapi komentar negatif itu pasti muncul. Saya juga yakin, postingan mengapa anda berkomentar negatif inipun juga bisa mendapatkan komentar negatif.

Sebenarnya mengapa ada orang yang sampai hati bangga dan tidak malu menunjukkan diri tidak beradab begitu dengan memberi komentar yang negatif, bahkan terkadang sampai  menggunakan kata-kata kotor, mengumpat, dan yang semacamnya? Padahal bisa jadi posting yang dikomentari itu bagus, didukung fakta pendukung yang cukup, ditulis dengan runtut, memberi link pada artikel yang dijadikan rujukan, pendek kata: sempurna.

Mengapa anda berkomentar negatifAda beberapa kemungkinan untuk menjawab pertanyaan mengapa orang sampai berkomentar negatif pada postingan anda (ini hanya kira-kira loh, anda boleh punya pendapat lain, yang penting: berbagilah ….)

  1. Mereka hanya mencari backlink dan traffic ke blog mereka dengan segala cara; bahkan jika itu dengan cara yang agak kasar. Dengan berkomentar negatif, 90% pemilik blog akan mengunjungi blog pengomentar negatif itu. Dapat dech satu pengunjung, belum lagi orang-orang yang tersinggung dan membela pemilik blog terkait, mereka juga mungkin tertantang untuk membalas komentar itu dengan berkunjung. Atau mereka yang ‘keder’ dengan aroganitas komentar itu, ada kemungkinan juga mereka akan berkunjung. Bukankah komentar adalah promosi gratis blog anda? Lumayan kan? Tapi apa pantas? hehe …. 
  2. Mereka tidak cukup pintar untuk memahami maksud tulisan anda, jadi dari pada tidak ngapa-ngapain, mereka merendahkan anda yang memang hanya seorang penulis biasa.
  3. Mereka tidak bisa mengungkapkan kesalahan dan kekurangan postingan anda dengan cukup bijak. Bisa jadi mereka memang tidak punya cukup kosa kata atau intelegensi yang cukup. Jurrrr….
  4. Bukankah lebih mudah melihat kesalahan dan kekurangan orang lain?
  5. Memang ada orang-orang yang tidak bisa diselamatkan.

Bagaimana? Setuju? Atau tidak setuju? Hehe …. Atau anda punya pendapat lain? Saya benar-benar mengharap komentar dari anda, boleh negatif atau positif, saya jamin semuanya saya approve.
Berikutnya saya akan mencoba mencari cara bagaimana menyikapi komentar negatif itu.
disadur dari: Blogging Tips
credit foto: http://resources0.news.com.au

tertarik dengan teknologi, gadget, internet, astronomi, anthropologi, sedikit politik, pendidikan, dan bisnis online

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.